Senin, 14 Mei 2018

Penjelasan Mengapa Grogi Buat Kita Pengen Kencing

Penjelasan Mengapa Grogi Buat Kita Pengen Kencing

Ketika merasa grogi ataupun cemas, orang kerap kebelet kencing walaupun sudah kencing beberapa saat sebelumnya.

Kenapa demikian?

Sains sebenarnya belum punya jawaban pasti soal ini. Namun, ahli urologi dari University of California di San Fransisco, Tom Chi, punya tebakan.

Ia mengatakan, kencing terjadi lewat proses yang kompleks.

Setelah memproses darah, ginjal akan mengirim urin ke kandung kemih. Kandung kemih sendiri bisa menampung hingga 2 gelas urin.

Saat kandung kemih penuh, sarafnya akan mengirim sinyal ke otak lewat jaringan saraf tulang belakang.

Ketika sinyal sampai ke otak, maka orang dalam kondisi sehat akan merasa kebelet kencing dan akhirnya pergi ke toilet.

Chi menjelaskan, bila grogi, seseorang akan menghasilkan adrenalin dalam jumlah lebih besar.

Hormon itu akan meningkatkan produksi urin sehingga kandung kemih cepat terisi. Akibatnya, dalam waktu relatif singkat, orang akan kebelet.

Alternatif penjelasan lainnya, saat grogi, otot-otot di tubuh menegang, termasuk otot kandung kemih.

Penegangan itu membuat kandung kemih, betapa sedikit pun isinya, akan kontraksi dan akhirnya orang merasa kebelet kencing.

Apapun penjelasannya, Chi menekankan perlunya mengikuti kehendak tubuh saat grogi.

"Dalam keraguan, ikuti saja kemauan tubuh. Pergilah ke toilet dan Anda akan baik-baik saja," ungkapnya seperti dikutip Livescience, Sabtu (30/9/2017).

Kamis, 10 Mei 2018

Cara Mencegah Tangis Saat Mengiris Bawang dan Kenapa Bisa

Cara Mencegah Tangis Saat Mengiris Bawang dan Kenapa Bisa

Tak perlu patah hati untuk menangis. Cukup pergi ke dapur dan memotong bawang. Efeknya telah menjadi rahasia umum bagi para penghuni dapur.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Mari kita simak penjelasan logis yang diutarakan oleh Duane Mellor, salah seorang dosen senior di Conventry University.

Mellor mengatakan, saat sel bawang dirusak, bahan memasak itu mengeluarkan propantial S-oksida. Kandungan itu ditujukan untuk menghentikan kerusakan akibat hama.

Bila menguap, propantial S-oksida akan mengiritasi kelenjar lakrimal yang memproduksi air mata, dan Anda pun menangis. Untungnya, propantial S-oksida yang dikandung bawang hanya sedikit hingga tak merusak mata.

Mekanisme pertahanan bawang sedikit berbeda dengan sayuran. Terbukanya sel sayuran akan menghasilkan polifenol yang memiliki rasa pahit. Hal itu akan menghentikan hewan untuk melahap sayuran lebih jauh.

Mari kita simak proses tangisan ini lebih jauh. Pada mulanya, bawang menyerap sulfur dari tanah dan disimpan dalam senyawa PRENCSO 1 (1-propenil-L-sistein sulfoksida). Lalu, PRENCSO 1 akan menghasilkan ammonia dan zat lain yang disebut asam 1-propenilsulfat. Kemudian, zat lainnya yang turut berperan adalah propantial s-oksida.

Beruntunglah kita. Tak semua bawang punya kemampuan membuat kita bersedih, seperti bawang putih. Hal ini dipengaruhi oleh seberapa jauh sulfur diserap oleh bawang.

“Bergantung pada tanah dan kondisi pertumbuhannya. Tingkat belerang yang lebih tinggi di dalam tanah membantu meningkatkan hasil panen dan ketajaman bawang,” kata Mellor dalam tulisannya di The Conversation, Rabu (27/9/2017).

Bawang putih punya senyawa berbeda yang disebut dengan PRENCSO 2 yang menyengat mata. Bawang putih punya allicin yang berguna bagi kesehatan.

Namun, jangan khawatir. Setiap masalah selalu ada solusinya, merekayasa bawang dengan pembiakkan selektif atau modifikasi genetik. Dengan cara ini, kesegaran bawang mungkin juga ditingkatkan dengan mengurangi propantial S-oksida.

Cara itu akan terlalu ribet bagi ibu rumah tangga. Cara lebih mudah adalah merebus bawang terlebih dulu di air mendidih dan mencemplungkannya ke air dingin. Hal ini akan mengubah enzim dan mencegah air mata bercucuran.

Metode ini juga digunakan untuk membekukan banyak sayuran. Tapi, lagi-lagi tidak praktis saat perut sudah keroncongan. Cara lainnya bisa dilakukan dengan menaruh bawang di lemari es atau freezer sebelum dipotong. Jangan terlalu lama atau bawang menjadi lembek.